Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap 21 Februari, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar Workshop Edukasi Pengelolaan Sampah bersama Wasteforchange sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi pengelolaan sampah berkelanjutan dan komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Upaya ini dilakukan melalui pendekatan yang terintegrasi, mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola, serta kolaborasi dengan entitas pengelola sampah yang kompeten. Melalui workshop ini, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai sistem pengelolaan sampah terpadu, mulai dari identifikasi jenis limbah operasional, pemilahan dari sumber, hingga strategi pengurangan dan optimalisasi pemanfaatan kembali.
Membangun Kesadaran melalui Edukasi dan Praktik Nyata
Sebagai bagian dari internalisasi budaya peduli lingkungan, KAI menyelenggarakan Workshop Composting bertajuk “Langkah Nyata Pengelolaan Sampah Berkelanjutan” berkolaborasi dengan Wasteforchange dengan melibatkan perwakilan peserta dari Kantor Pusat, Manager Fasilitas dari Daop dan Divre serta dari Manager Fasilitas Anak Perusahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam pemilahan dan pengolahan sampah organik menjadi kompos yang bernilai guna.
Melalui sesi pemaparan materi dan praktik langsung, peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip dasar pengelolaan sampah berkelanjutan, teknik pemilahan yang efektif, serta proses pengolahan sampah secara sederhana dan aplikatif. Edukasi ini merupakan salah satu upaya mendorong perubahan perilaku Insan KAI yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Penguatan Kapasitas sebagai Fondasi Sistem
KAI menyadari bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia. Pendekatan ini memastikan bahwa pengelolaan sampah berjalan secara sistematis, terkoordinasi, dan terintegrasi dalam proses bisnis perusahaan, serta didukung oleh kebijakan, fungsi kelembagaan, dan perencanaan yang memadai.
Selain penguatan internal, KAI melakukan kerjasama, diantaranya bersama Wasteforchange dalam mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Melalui edukasi, pemilahan dari sumber, serta pengelolaan lanjutan oleh mitra yang kompeten, sampah tidak hanya dikurangi, tetapi juga diolah untuk meminimalisir pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir sebagai upaya Zero Waste to Landfill. Kegiatan ini juga diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam operasional bisnis KAI baik di area stasiun, di atas kereta maupun Gedung Kantor.
Momentum Hari Peduli Sampah Nasional menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. PT KAI percaya bahwa kolaborasi, konsistensi, dan integrasi tata kelola yang baik adalah kunci dalam menciptakan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang. Melalui langkah ini, PT KAI terus mendorong perubahan dari kesadaran menuju aksi nyata, guna mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan.